Green Machineries

61

Secangkir kopi yang enak, berasal bahan baku yang baik, selain letak geographis dan ketinggian, teknis proses ikut menyumbangkan porsi dalam citarasa kopi.

Maharaja Coffee bekerja sama dengan petani setempat dalam memproduksi kopi berkualitas, dengan prosedur pengolahan yang benar, dan didukung dengan perlatan modern dan ekonomis sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Pengupas Kulit Buah Kopi / Coffee Pulper

Tahap pertama dalam proses kopi berkualitas dimulai dengan mengupas kulit buah, buah kopi yang segar merah, setelah dicuci dan sortasi dengan bantuan air, harus dikupas dalam kurun waktu 8 jam terhitung dari waktu petik supaya kesegaran terjaga yang berdampak pada mutu kopi olahan. Pulper manual dengan pengerak tangan adalah pilihan tepat untuk mengupas kulit buah kopi dalam waktu singkat dengan hasil kupas sempurna, dimana biji kopi dengan cangkang (mucilage) dipisahkan total dari kulit buah bewarna merah, biji kopi tidak terluka atau teregencet, pengoperasian ringan dan cepat dengan bantuan sedikit air untuk pelumasan. Metode ini disebut “olah basah” atau WIB.

Buah kopi segar yang barusan dipetik dan disortir bersih dari batu dan barang asing, bisa dikupas dengan Pulper untuk memisahkan kulit dari biji. Kemudian dilanjutkan dengan proses fermentasi, pencucian dan pengerigan.

Untuk proses Pulp Natural, biji hasil kupas langsung di jemur.

Pengupasan buah kopi manual/pengerak tangan bisa dilakukan di lapangan, karena mesin ini tidak memerlukan daya listrik, dan tidak berat, bisa dipindah pindahkan ke kebun yang memproduksi.

Berat sesudah pengupasan setengah dari berat buah segar, dalam hal ini, mengurangi beban angkut dan volume juga mengecil.

Hasil olah mesin pulper, setelah dikeringan, kopi siap untuk dikupas kulit tanduknya dengan mesin “Huller” atau disimpan dan dikupas bila ada permintaan. Kekeringan gabah kopi hendaknya 11% kadar air supaya amam disimpan sampai bertahun tahun. bila kadar air tinggi, akan beresiko berjamur, dan kopi akan rusak dengan mutu rendah yang nilainya juga rendah.

Pengupas Gabah / Coffee Huller

 Huller atau mesin pemisah kulit tanduk dan biji kopi ialah mesin yang sangat penting dalam proses kopi hijau, karena pengupasan gabah kopi secara manual sangat lambat dan sering merusak bijinya bila dengan tumbukan mortal keras.
Huller adalah sousi terbaik untuk mengupas dan memisahkan babah dari biji kopi, gabah kopi yang diumpankan ke mesin, didorong oleh ulier ke depan, sehingga biji-biji kopi bertabrakan sesama, terjadi gesekan, dan kulit tanduk kopi yang hancur diisap oleh kipas vakum keluar. kopi hijau terkupas bersih kemudian dipaksa keluar oleh ulir sesuai tekanan yang kita atur

Proses ini berjalan terus menerus, dan mesin huller kecil bisa mengolah kisaran 30% kg biji hijau dalam 1 jam operasi.

Huller kopi terdapat beberapa desain, model ulir juga disebut African Huller, dan ada model cross-beater disebut Brazillian Huller, dimana kopi dipaksakan melewati screen dengan blader, dan sisa serpihan gabah diisap oleh kipas sedot. Africa huller bisa mengupas kopi olah kering (dry proses) dimana buah kopi masih lengket pada biji kopi, sehingga buah kopi kering besar dan tebal. Sedangkan Brazillan huller didesain untuk kopi olah basah/semi basah, dimana kulit buah harus terlebih dahulu di kupa dengan mesin pulper.

LATINA LT-30A – African huller dengan pengerak motor 1.5PK dan kapasitas kopi hijau terkupas kisaran 30kg/jam.

Pengelompokan ukuran / Screen Grader

Biji kopi hasil olahan bisa beragan ukuran dan bentuknya. rata rata kopi bentuknya seperti tempurung, dengan datar di satu sisi dan cekung di sisi luar, memang terdapat biji kopi yang agak bulat, dinamakan kopi jantan (peaberry) tetapi porsinya sangat kecil, antara 3-10%, dan diketemukan kopi yang abnormal, seperti kopi cangkang seperti keong, kopi manggis yg bisa 3 atau lebih bijinya dan kopi.

Untuk menaikan kualitas, diperlukan pemisahan ukuran, ukuran kopi rata-rata berada pada diameter 6-8mm. Jaring yg terbuat dari lobang bulat diameter 6mm, 7mm, dan 8 mm bisa memisahkan 4 ukuran kopi, yakni ukuran diatas 8mm, diatas 7mm, diatas 6mm dan dibawah 6mm. bila ukuran jaring lebih kecil, tentu ukuran yang didapat lebih merata dan lebih banyak jenisnya.

Kopi Jantan bentuk bulat biasanya mempunya diameter lebih kecil dari kopi gepeng. sehingga kebanyakan akan keluar dibawah jaring 6mm. dengan beberapa sortiran, kopi jantan sudah bisa dipisahkan dengan cepat.